lagi-lagi menyoal dimensi sistem pendidikan ’sekolah’ yang terbatas …

Sebelumnya saya mohon maaf kepada para Guru ku tercinta kalau luahan hati ini tidak berkenan.

Saya hanya menceritakan kejadian tadi pagi, ketika sedikit hiruk pikuk dirumah terjadi semasa ujian harian ke 2 semester ini.
Si kecil yang baru masuk kelas 1 SD yang biasa belajar bersama bundanya ternyata pagi in harus saya tangani sendiri karena kakaknya yang kelas 3 SD juga sedang dibimbingnya.

Tetapi apa yang terjadi …
Betapa sedih nya saya ketika setiap dia saya ajak untuk mencoba hal-hal baru tapi masih terkait diluar isi buku yang digunakan di sekolah ternyata si Kecil kerap menolak. Katanya “kata bu guru hanya sampai disini saja, yang itu gak pernah di ajarkan di sekolah … ” dst.. dst.

Waduh …

Ternyata baginya keluar dari pakem-pakem sekolah sudah dianggapnya sebagai hal yang salah !! Padahal itu hanya perluasan dan sedikiiiiit sekali dikembangkan.
Yang dicari adalah nilai ujian … padahal anakku baru kelas satu lho ini … walah !

Belenggu kreativitas dan eksplorasi anakku sudah mulai terkebiri rupanya :(
Oh ya ..???
(Semoga kesimpulan ini sepenuhnya benar dan tidak mengakar … amin !)

Nampaknya ada PR besar di depan kita.